Rabu, 02 April 2014

Wawancara Masyarakat 1

FORM WAWANCARA
MASYARAKAT DESA SIDOGEMAH

Lokasi                        : Dusun Sidogemah RT. 06/ RW. 01
Tanggal dan Waktu     : 1 April 2014, pukul 09.00
Narasumber                : Atmosudah
Profesi                        : Ibu rumah tangga


DaftarPertanyaan    :

Bahaya Geologi
1.   Apakah di Desa Sidogemah pernah terjadi rob/ banjir? Seberapa sering terjadi rob/banjir? Apa penyebabnya? Banjir yang terjadi sejauh mana?
Sering, malah hampir setiap sore hari sekitar jam 17.00 pasti terjadi rob di permukiman warga. Kalau sore hari biasanya hanya sampai mata kaki orang dewasa, namun saat parah – parahnya, air rob bisa sampai masuk rumah warga. Rob pun diperparah dengan sampah – sampah yang terangkut lagi sampai mengotori lingkungan.

2.   Apa upaya pemerintah dalam menanggulangi rob/banjir?
Sampai saat ini, lingkungan kami belum ada penanganan dari pemerintah setempat. Hanya swadaya warga yang membuat peninggian jalan, serta tiap masing – masing pemilik rumah meninggikan lantai rumahnya. Namun untuk warga yang tidak mampu, biasanya hampir tiap hari bersih – bersih rumah akibat rob.

Sumberdaya Alam dan Lingkungan
3.   Apa saja yang dibudidayakan di area pertambakan ini? Kira-kira berapa jumlah hasil tambaknya?
Pertambakan isinya udang, ikan bandeng, dan ikan – ikan air asin yang lain. Untuk hasilnya tidak tahu, karena pemiliknya kebanyakan bukan warga sekitar tambak. Milik pak RT.

4.    Apa saja kendala yang dialami dalam budidaya tambak?
Kalau rob ya semua tambak terendam air.


5.    Apakah ada limbah yang dihasilkan dari aktifitas pertambakan? Jika ada, pengolahan limbah nya seperti apa?
Tidak ada..

6.   Apakah terdapat ruang terbuka publik, seperti taman atau lapangan? Bagaimana pemanfaatannya bagi masyarakat?
Tidak ada, karena semua daerah terkena intrusi air laut, jadi tambak semuanya.

Sarana dan Prasarana
7.   Bagaimana kondisi jalan disini? Apakah mampu mendukung aktifitas masyarakat yang ada?
Jalan relatif baik, namun masih banyak jalan yang rusak.

8.    Jika terjadi kerusakan, apakah sudah ada upaya untuk memperbaikinya?
Untuk jalan yang rusak, semua perbaikan baik pembiayaan dan pelaksanaannya dilakukan oleh warga sendiri. Tanpa ada bantuan dari pihak pemerintah.

9.   Apakah ada angkutan umum untuk menuju ke tempat kerja?
Angkutan hanya berupa ojek dan selanjutnya menggunakan bus mini yang beroperasi di jalan pantura.

10.  Sumber air bersih di wilayah ini berasal darimana? Bagaimana kualitasnya?
Sumber air bersih menggunakan sumur artesis salah satu warga yang kemudian dialirkan menggunakan pipa, dengan Rp. 3000/m3. Untuk sumur – sumur biasa tidak bisa digunakan karena terkena intrusi air laut, jadi semua airnya asin.

11.  Apakah kawasan ini sudah teraliri listrik secara menyeluruh?
Sudah lancar.


Industri
12.  Jenis industri apa yang ada di Desa Sidogemah?
Tidak ada..

13.  Seberapa besar pengaruh industri terhadap masyarakat?
Tidak ada..

14.  Apakah ada dampak negatif dari keberadaan industri?
Tidak ada..


Wawancara Kepala Desa Sidogemah

FORM WAWANCARA DESA SIDOGEMAH

Lokasi                        : Desa Sidogemah
Tanggal dan Waktu     : Selasa, 1 April 2014
Narasumber                : Bapak Sumantri
Profesi                        : Bapak Kepala Desa

DaftarPertanyaan    :
Bahaya Geologi
1.   Apakah di Desa Sidogemah pernah terjadi rob/ banjir? Seberapa sering terjadi rob/banjir? Apa penyebabnya?
 -  sering terjadi rob dan banjir, tergantung dari air pasangnya. Terkadang air pasangnya besar, terkadang juga kecil, ketika hujan air pasang besar

2.   Apa upaya pemerintah dalam menanggulangi rob/banjir?
-   Penanaman bakau dan pembuatan talut (tanggul)

Sumberdaya Alam dan Lingkungan
3.   Apa saja yang dibudidayakan di area pertambakan ini? Kira-kira berapa jumlah hasil tambaknya?
-   Tambak Bandeng dan Udang Bago. Untuk ikan bandeng sendiri 85000/kg, sedang untuk udang bago 125000/kg.

4.   Apa saja kendala yang dialami dalam budidaya tambak?
-   Rob yang disebabkan air pasang yang berimbas kepada kurangnya hasil tambak, dan hal tersebut diatasi dengan pemasangan jaring.

5.   Apakah ada potensi lain selain pertambakan?
-   Tidak ada

6.   Apakah terdapat ruang terbuka publik, seperti taman atau lapangan? Bagaimana pemanfaatannya bagi masyarakat?
-   Dulunya ada, tetapi sudah tidak berfungsi lagi dikarenakan beralih fungsi menjadi tambak.

Sarana dan Prasarana
7.   Bagaimana kondisi jalan disini? Apakah mampu mendukung aktifitas masyarakat yang ada?
Kondisi jalan rusak karena sering tergenang air yang disebabkan rob. Jika kondisi jalan rusak (pecah) dapat mengganggu aktifitas masyarakat. Sedangkan pemerintah sendiri memberikan bantuan berupa pembangunan jembatan penghubung antara jalan raya pantura dan desa.

8.   Jika terjadi kerusakan, apakah sudah ada upaya untuk memperbaikinya?
-   Ada, berupa program Anggaran Alokasi Dana Desa serta PNPM Mandiri serta ada program swadaya masyarakat berupa simpan pinjam

9.   Sumber air bersih di wilayah ini berasal darimana? Bagaimana kualitasnya?
-   Sumur artetis, sebagian besar kualitasnya baik tetapi ada beberapa wilayah yang hanya dapat digunakan untuk mandi dan cuci.

10.  Apakah kawasan ini sudah teraliri listrik secara menyeluruh?
-   Sudah teraliri, tapi masih ada yang menyalur.

11.  Apakah ada sarana transportasi umum seperti terminal? Transportasi umum yang ada apa saja? Jika ada, rutenya kemana saja?
-   Tidak ada terminal. Transportasi umum berupa angkutan kota yang melayani rute demak – genuk - kaligawe

Industri
12.  Jenis industri apa yang ada di Desa Sidogemah? Dimana saja lokasinya?
-   Pengasapan ikan tepatnya di Dusun Sodong

13.  Apa dan darimana saja bahan baku industri dari setiap jenis industri di wilayah Anda?
-   Bahan baku dari tambak warga sendiri

14.  Kemana saja daerah pemasaran hasil industri tersebut?
-   Hanya didistribusikan ke pasar kobong dan pasar sayung

15.  Berapa jumlah dan daerah asal tenaga kerja untuk setiap jenis industri di wilayah Anda?
-   Tenaga kerja berasal dari warga Desa Sidogemah sendiri

16.  Moda apa yang banyak digunakan untuk menjangkau industri?
-   Moda yang banyak digunakan untuk menjangkau industri berupa kendaraan pribadi seperti sepeda motor.

17.  Apakah sudah ada trayek yang menjangkau kawasan industri?
-   Belum ada trayek, dan tidak terintegrasi antara permukiman tempat tinggal pekerja industri dengan industri

18.  Apa saja yang menjadi moda distribusi barang untuk setiap jenis industri di wilayah Anda?
-   Hanya berupa sepeda motor

19.  Bagaimana sistem pengolahan limbah untuk setiap jenis industri di wilayah Anda?
-   Saat ini tidak terdapat limbah yang mengganggu hanya berupa bau dari pengasapan ikan tersebut.

20.  Apakah ada dampak yang ditimbulkan oleh industri tersebut?
Tidak ada dampak

21.  Apakah selama ini terdapat pelanggaran terkait dengan adanya industri tersebut? Jika ada, bagaimana upaya penyelesaiannya?
Tidak, karena hanya berupa industri kecil

22.  Bagaimana bentuk pengawasan pemerintah terhadap kegiatan industri yang ada?

Tidak ada pengawasan dari pemerintah

Selasa, 01 April 2014

Isu dan Permasalahan

Adanya konsep eco-green living pada lokasi perencanaan dikarenakan timbulnya berbagai masalah yang berdampak pada kenyamanan masyarakat sekitar untuk tinggal di wilayah tersebut. Adapun permasalahan dasar yang ada di wilayah studi yaitu
1.       Jalan rusak dan berlubang
2.       Belum adanya trayek angkutan umum
Belum adanya trayek angkutan umum ini menjadikan masyarakat di wilayah studi mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas mereka seperti bekerja. Selain itu berakibat pada terhambatnya distribusi barang kebutuhan masyarakat.
3.       Penggunaan air tanah yang berlebih menyebabkan terjadinya land Subsidence
Land subsidence merupakan penurunan muka tanah sebagai fungsi dari waktu atau juga disebut sebagai deformasi vertical dari permukaan tanah terhadap bidang referensi yang dianggap tetap. Adapun penyebab land subsidence atau penurunan muka tanah adalah pengambilan air tanah yang berlebihan.
4.       Daerah rawan rob
5.       Pencemaran air dan udara
Adanya limbah rumah tangga dan limbah industry yang tidak diolah dengan baik akan mengakibatkan pencemaran air yang ada di wilayah studi. Selain itu adanya aktivitas industri serta tingginya penggunaan kendaraan bermotor mengakibatkan pencemaran udara.
6.       SIstem pengolahan sampah dibakar
7.       Drainase belum merata
8.       Belum adanya IPAL

Berdasarkan  permasalahan – permasalahan tersebut diatas, terdapat kelompok-kelompok masalah sebagai berikut
1.       Aksesibilitas sulit
2.       Banyak terjadi masalah degradasi lingkungan
3.       Infrastruktur masih buruk

Adapun masalah utama yang terjadi di wilayah studi yaitu belum adanya permukiman yang menyediakan infrastruktur dan aksesibilitas yang memadai dan berwawasan lingkungan.
Masalah – masalah tersebut diatas menimbulkan dampak seperti
1.       Berkurangnya tingkat kenyamanan
2.       Rendahnya mobilitas penduduk
3.       Keselamatan dan kesehatan masyarakat terganggu
Dampak luas yang terjadi akibat adanya masalah – masalah tersebut diatas yaitu rendahnya produktivitas masyarakat yang berpengaruh terhadap kesejahteraan.